23
Sep
08

Persija Jakarta 1 vs 0 Arema Malang

Gol tunggal Bambang Pamungkas di menit 14 babak pertama membawa Persija menang tipis 1-0 atas Arema Malang pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan sekaligus mengakhiri catatan seratus persen kemenangan away Arema hingga pertandingan ke sepuluh ISL.

Pelatih Persija Danurwindo menurunkan komposisi pemain terbaiknya dengan mengandalkan Ponaryo Astaman – Robertino di lini tengah, serta M. Ilham dan Greg Nwokolo di kedua sayap yang mendukung kecepatan duet striker Aliyudin – Bambang Pamungkas.

Absennya Hendra Ridwan dan Emile Mbamba membuat pemain pelatih Arema Gusnul Yakin melakukan rotasi pemain. Ahmad Jufriyanto menggantikan Aaron Nguimbat di lini belakang. Lini tengah Arema ditempati oleh lima pemain Ahmad Sambiring, Ahmad Bustomi, Souleymane Traore, Pello Benson, dan Arif Suyono. Sementara Emaleu Serge yang baru sermbuh dari cedera turun sejak menit pertama sebagai striker tunggal.

Sebelum pertandingan dimulai pemain dari kedua tim dan seluruh penonton di SUGBK mengheningkan cipta untuk mengenang tokoh sepakbola nasional, almarhum Roni Patinasarani.

Persija membuka skor pada menit ke 14 melalui striker tim nasional, Bambang Pamungkas.

Greg Nwokolo yang melakukan solo run dari sektor kanan pertahanan Arema berhasil mengirim umpan kepada Aliyudin, bola rebound hasil tendangan pelan Aliyudin yang diblok Dadang Sudrajat mampu dimaksimalkan oleh Bambang Pamungkas melalui tendangan first time yang mengarah ke pojok kiri gawang Arema.

Unggul 1-0 tidak membuat Persija mengendurkan serangan. Robertino yang lepas dari jebakan offside gagal mencetak gol meskipun telah one on one dengan Dadang Sudrajat, bola tendangannya melebar di atas gawang Arema.

Kartu kuning pertama untuk Arema diperoleh Zulkifli setelah melanggar keras Ponaryo Astaman di menit 29.

Arema pantas berterima kasih kepada Dadang Sudrajat. Kiper yang baru sembuh dari operasi di bagian pelipis tersebut tercatat empat kali melakukan penyelamatan gemilang, salah satunya adalah heading Greg Nwokolo dari dalam kotak penalti.

Pada menit-menit awal babak kedua, Arema memperoleh peluang mencetak gol melalui tendangan bebas Ahmad Sambiring. Gawang Persija masih aman berkat refleks Hendro Kartiko mengantisipasi tendangan bebas Sambiring.

Dadang Sudrajat kembali menjadi pahlawan Arema ketika di menit 49 mampu mengagalkan peluang emas Persija melalui tendangan Aliyudin di dalam kotak penalti Arema.

Permainan Arema pada babak kedua tampak lebih berkembang. Kolaborasi Pello Benson, Arif Suyono, dan Ahmad Bustomi di lini tengah yang dibantu Fandy Mochtar dan Erick Setiawan yang baru masuk di babak kedua dari sektor bek sayap menghidupkan serangan-serangan Arema dan mampu mengatur tempo permainan.

Dadang Sudrajat hampir melakukan blunder di menit ke 64 ketika bola tendangannya berhasil diraih oleh Aliyudin, namun Dadang pula yang menjadi penyelamat gawang Arema setelah memblok tendangan Aliyudin dari jarak dekat.

Pada sepuluh menit akhir babak kedua, pertahanan disiplin Persija yang digalang Abanda Herman dan Pierre Njanka tidak mampu ditembus barisan depan Arema sekaligus mempertahankan keunggulan tipis 1-0 Persija atas Arema.


0 Responses to “Persija Jakarta 1 vs 0 Arema Malang”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: