
WINA – Spanyol mampu mempertahankan rekor kemenangannya dengan sempurna pada ajang Euro 2008. Tim asuhan Luis Aragones lolos ke babak final, usai menghancurkan Rusia 3-0, pada babak semifinal, di Stadion Ernst Happel, Wina, Jumat (27/6/2008) dinihari.
Kemenangan ini merupakan kemenangan kedua yang didapatkan Matador dari Rusia. Pada laga awal Iker Casillas cs mampu menundukkan skuad Guus Hiddink dengan skor 4-1, pada laga Grup D.
Di lain sisi, kemenangan ini menegaskan jika skuad Beruang Merah gagal membalaskan dendamnya.
Spanyol yang datang dengan modal kemenangan atas Italia (4-2 melalui babak penalti) bermain percaya diri. Mengusung pola 4-4-2, Matador mampu mendobrak pertahanan Rusia meski bermain dengan penuh kehati-hatian.
Peluang emas sempat dilancarkan Fernando Torres di menit awal. Sayang tendangannya di dalam kotak terlarang mampu diblok kiper Rusia, Igor Akinfeev.
Di lain pihak skuad Guus Hiddink sempat mendapat peluang emas dari Roman Pavluchenko. Tendangan bebas dari striker Spartak Moskow itu melebar di atas mistar Iker Casillas.
Memasuki babak kedua Spanyol tidak merubah permainan. Serangan tetap dilancarkan Sergio Ramos yang dibantu Andres Iniesta, Cesc Fabregas, dan Xavi Hernandez.
Di lain pihak Rusia merubah permainannya. Sergei Semak cs mencoba mempersempit ruang gerak Matador dengan melancarkan man to man marking. Strategi itu tidak berjalan dengan baik.
Tidak lama berselang Spanyol justru mampu merubah kebuntuan pada menit ke-50. Xavi Hernandez mencetak gol indah ketika menyontek umpan Andres Iniesta di dalam pertahanan dan menjebol gawang Akinfeev.
Unggul tidak membuat Spanyol puas. Serangan-serangan mereka terus membanjiri pertahanan Rusia yang dikawal Yuri Zhirkov cs.
Untuk menambah daya gedor tim, Luis Aragones sempat mengganti Xavi dengan Xabi Alonso. Torres juga digantikan dengan striker Real Mallorca, Daniel Guiza. Top skorer turnamen David Villa juga dingantikan Cesc Fabregas.
Strategi ini berhasil. Guiza mampu membuat suporter Matador kemabli bersorak, ketika menjebol gawang Akinfeev pada menit ke-73, umpang lob dari Cesc Fabregas yang mendapat bola dari Sergio Ramos.
Spanyol menutup kemenangannya lewat gold David Silva pada menit ke-82. Umpan crossing Fabregas dari kanan pertahanan Rusia diselesaikan dengan cantik kaki kiri pemain Valencia itu dan merobek jala Akinfeev untuk ketiga kalinya.
Kemenangan ini menjadi kemenangan ke-5 Matador. Ditotal kubu Luis Aragones mampu menyarangkan total 15 gol ke gawang lawan-lawannya. Di lain pihak langkah Rusia yang sempat mengejutkan dengan mengalahkan Belanda terhenti di tangan Spanyol.
Di final Spanyol akan menantang Jerman, yang datang dengan modal kemenangan 3-2 dari Turki.



BANGKOK, Pemerintah Thailand kian memanjakan pencinta dunia maya di Bangkok. Setidaknya 15 ribu titik bebas akses internet disediakan di ibu kota Thailand tersebut. Selain untuk menjawab tuntutan generasi muda, program itu diharapkan bisa menciptakan masyarakat intelek dan menghemat energi.




